Memang ada tanaman hias beracun? Jangan tertipu dengan tanaman hias
di bawah ini. Meskipun tampilannya menarik, bunga dan daunnya indah dipandang,
dan penempatannya mempercantik taman rumah, anda harus hati-hati dalam
memperlakukan tanaman hias beracun ini. Kalau salah bisa berbahaya, apalagi
jika anak-anak anda memainkannya sesuka hati, akibatnya vatal. Oleh karena itu, kami akan mengenalkan 10
macam tanaman hias yang berbahaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Bila anda sudah terlanjur menanam tanaman ini sebaiknya dijaga agar tidak
menimbulkan masalah bagi anda dan keluarga.
Tanaman Hias Beracun: Oleander (Nerium oleander)
Tanaman hias dengan nama asli
Oleander (Nerium oleander) dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama Bunga
Jepun. Tampilan tanaman hias ini sangat menarik karena memiliki bunga cerah
berwarna pink. Tanaman hias ini sering digunakan untuk desain lansekap. Dibagian
manakah dari tanaman hias ini yang berbahaya? Ternuat semua bagian dari tanaman
hias ini beracun, mulai dari batang, daun dan bunga. Apakah dampak yang
ditimbulkan dari racun yang terdapat pada tanaman Oleander atau bunga
jepun? Seseorang yang terkena racun
tanaman ini bisa muntah, diare, bermasalah pada sistem saraf pusat dan serangan
jantung
Tanaman Hias Beracun: Dieffenbachia
Tanaman hias Dieffenbachia atau bagi
masyarakat Indonesia dikenal dengan sebutan daun bahagia sering dijumpai di
pekarangan. Berdasarkan tampilan, daun tanaman ini terkesan menarik. Sangat cocok
digunakan untuk menghias taman agar tampak asri. Tanaman hias ini memiliki daun
hijau yang sangat menarik perhatian, apalagi bila ditempatkan di pot. Anda harus tahu dimana letak racun dari
tanaman daun bahagia. Iya, racun terdapat di getah daun dan batang yang
mengandung kalsium oksalat. Apakah akibat yang dirasakan oleh orang yang
terkena daun bahagian ini ? Racun daun bahagia dapat menyebabkan gatal-gatal
maupun kejang pada bibir dan lidah. Kejang tersebut dapat menyebabkan syok dan
mengganggu saluran pernafasan, hingga berujung kematian, namun kasus ini sangat
jarang terjadi. Setelah mengetahui akibat dari racun tanaman hias ini,
sebaiknya dalam penempatan tanaman hias di taman rumah minimalis anda berada jauh
daru jangkauan anak-anak dan hewan
peliharaan.
Tanaman Hias Beracun: Acokanthera
Tanaman ini memiliki buah beri
yang berbau harum dan manis, sehingga menarik perhatian anak-anak. Tapi di sisi
lain mengandung racun yang berbahaya. Meski saat ini, acokanthera telah
digunakan dalam dunia medis, tapi di waktu lampau khususnya suku-suku di Afrika
menggunakan getah beracun tanaman ini untuk melumuri ujung panah mereka. Apa yang
terjadi bila racun acokanthera masuk ke dalam tubuh manusia? Akibatnya sangat
fatal karena jika tertelan bisa membunuh orang dewasa dalam waktu kurang dari
satu menit. Wow, sangat mengerikan.
Tanaman Hias Beracun: White snakeroot (Ageratina altissima)
White snakeroot atau ageratina
altiissima adalah jenis tanaman yang mengandung racun tremetol. Tanaman ini disukai oleh hewan ternak. Tapi akan
berbahaya manakala hewan ternak yang sudah memakan tanaman ini dikonsumsi daging
dan susu yang terkontaminasi racun tremetol. Racun akan diteruskan ke tubuh
manusia sehingga manusia yang mengkonsusmi juga akan keracunan tremetol.
Tanaman Hias Beracun: Jarak (Ricinus communis)
Sekilas tanaman ini tampak
anggun, batang, daun, dan buah yang berwarna hijau memberi kesan sejuk bagi
yang melihatnya. Namun jangan tertipu karena dibalik keanggunan tanaman ini
tersimpan zat ricin, sejenis racun yang mematikan. Oleh karena itu, kalau ingin
menjadikan tanaman jarak sebagai tanaman hias seperti untuk pagar rumah,
pastikan tidak terjangkau oleh anak-anak. Selain sebagai tanaman hias, jarak
adalah tanaman penghasil minyak yang sering dipakai sebagai campuran pelumas. Karena
mengandung zat ricin, maka pengolahan tanaman jarak ini harus dilakukan dengan
amat hati-hati.
Tanaman Hias Beracun: Datura (Datura stramonium)
Tanaman datura ini dikenal oleh
masyarakat Indonesia dengan beberapa nama, diantaranya bunga terompet setan
atau jerat setan. Pemberian nama tanaman ini
karena menyerupai bentuk terompet. Sebenarnya tanaman datura memiliki
manfaat, buktinya telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk
meringankan gejala asma di India. Tapi di sisi lain, tanaman ini juga digunakan
dalam ritual-ritual magis dan keagamaan di zaman kuno. Hal ini bisa dipahami
karena, racun yang terdapat pada tanaman Datura dapat menyebabkan halusinasi,
takikardia, perilaku aneh dan menyebabkan amnesia tapi ini jarang ditemukan.
Itulah beberapa macam tanaman
hias beracun yang patut dikenali. Untuk keamanan anda dan keluarga, tempatkan atau
tanam tanaman tersebut di tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak. Sehingga
kita dapat menikmati keindahan tanaman hias ini tanpa terkena racunnya. Untuk mengetahui
aneka informasi terbaru taman rumah
minimalis, klik di SINI
Sumber: nationalgeographic
No comments:
Post a Comment